Tiga Tren Fashion Pria yang Lagi Jadi Obrolan di Komunitas Online

Belakangan ini saya sering nemu obrolan soal gaya berpakaian pria di grup Facebook dan kolom komentar Instagram. Dari yang tadinya cuma bahas kemeja batik buat kondangan, sekarang banyak yang diskusiin detail potongan celana, brand lokal, sampai cara mix and match thrift. Menarik sih, karena tren fashion pria di Indonesia nggak lagi melulu soal baju rapi atau seragam kemeja kantor. Di kota saya, Anambaspulau, perubahan ini juga terasa — anak-anak muda mulai lebih peduli penampilan, meski sumber inspirasinya mayoritas dari layar HP.
Tiga Gaya yang Paling Sering Dibahas
Dari pengamatan saya di beberapa forum dan akun fashion, ada tiga gaya yang terus muncul. Pertama, streetwear lokal. Brand seperti Erigo, 3Second, atau Bloods jadi andalan karena harganya ramah dan modelnya update terus. Yang menarik, diskusinya nggak cuma soal kaos oversized, tapi juga soal padu padan dengan sneakers dan celana cargo.
Kedua, thrift shopping. Di grup khusus thrift, para pria saling bagi tips milih jaket vintage atau kemeja flanel yang masih layak pakai. Tren ini sekaligus jadi alternatif hemat, apalagi buat yang tinggal di daerah. Ketiga, preppy style yang mulai naik lagi — kemeja polo, sweater rajut, dan sepatu loafers. Gaya ini bikin keliatan rapi tanpa harus pakai jas, kata banyak orang di forum.
Ngomong-ngomong, yang paling seru dari obrolan ini adalah cara orang saling kasih masukan tanpa gengsi. Saya sendiri pernah lihat foto OOTD dari anggota grup thrift di Anambaspulau, dan kaget ternyata banyak yang keren bangeet. Dari situ saya makin yakin kalau tren fashion pria di Indonesia sekarang lebih cair dan inklusif Latar belakangnya ada di fashion murah.
Intinya, yang penting bukan sekadar ikut tren, tapi paham mana gaya yang nyaman. Panduan soal bahan pakaian dan perawatan bisa dicek di Wikipedia tentang busana pria. Buat yang masih ragu, langsung coba aja — beli satu item baru, paduin sama koleksi lama, dan lihat reaksi teman-teman di grup. Dari situ biasanya muncul inspirasi gorong-gorong.

Bahan bacaan: sumber resmi